Showing posts with label Essly on Christianity. Show all posts
Showing posts with label Essly on Christianity. Show all posts

Dec 16, 2008

Worship

Worship is not about Sunday, its about Monday 
Worship is not about the band or even the style, its about us in the hand of God 
Worship is not about words, its about lives 
Worship is not about raising your hands, its about the heart that sold out for God 
Worship is not about what we think, its about what He think 
And what He think of is not about worship, 
He think about the worshipper


Dec 13, 2008

Brotherhood

Honour all men. Love the brotherhood. Fear God. Honour the king.
1 Peter 2:17b (KJV) 

Mengikut Tuhan bukan hanya berbicara mengenai "percaya" saja kepada Tuhan, tetapi juga "kepunyaan" dari keluarga-Nya. It talks about belonging, not just believing. Kasih persaudaraan yang kita miliki sampai hari ini sebagai nilai dasar akan terus kita hidupi seiring dengan pertumbuhan kita untuk menjadi serupa dengan Kristus. Sementara hubungan kita dengan Tuhan itu personal, Tuhan tidak pernah bertujuan untuk membuat hal ini menjadi privasi. Di dalam brotherhood, setiap kita terhubung satu sama lainnya, dan kita akan terus saling memiliki sampai kekekalan. 

1. Brotherhood mengidentifikasikan kita sebagai orang percaya 
Yohanes 13:35 
Ketika kita berkumpul bersama dalam kasih yang terdiri dari berbagai background: ras dan status sosial, kita menjadi kesaksian yang penuh kuasa bagi dunia. Kita bukanlah tubuh Kristus oleh karena keberadaan kita sendiri, kita membutuhkan orang lain untuk mengekspresikan kata "tubuh Kristus". Together, not separated, we are His body.  

2. Brotherhood memindahkan kita dari isolasi kehidupan yang berpusat pada diri sendiri 
Gereja lokal merupakan ruang kelas untuk belajar bagaimana hidup dan bersikap di dalamnya: merupakan ruang laboratorium untuk mempraktekan kehidupan yang tidak egois dan kasih yang empati. Sebagai anggota dari brotherhood ini, kita belajar untuk peduli terhadap orang lain. Brotherhood yang Alkitabiah adalah mengkomitkan diri kita satu dengan yang lain seperti kita terhadap Kristus. Tuhan mau kita memberikan hidup kita satu sama lain. Banyak orang Kristen yang hafal ayat Yohanes 3:16 tidak sadar akan ayat 1 Yohanes 3:16 yang berkata: "Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawaNya bagi kita; jadi kita wajib untuk menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita." Ini merupakan bentuk kasih yang Tuhan inginkan kita tunjukan kepada saudara kita yang lain - a willingness to love them in the same way Jesus loves you. 

3. Brotherhood membantu kita untuk mengembangkan otot-otot rohani kita. 
Kita tidak akan pernah bertumbuh dewasa hanya dengan menghadiri kebaktian hari Minggu dan menjadi anggota yang pasif. Hanya orang-orang yang berberpartisipasi dengan hati yang penuh di dalam gereja Tuhan (di dalam Brotherhood) memiliki otot-otot rohani.  

“Dari padaNya lah seluruh tubuh – yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota – menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.” Efesus 4:16

Kita memerlukan lebih dari sekedar Alkitab untuk bertumbuh – kita perlu orang lain disekitar kita. Kita bertumbuh lebih cepat dan lebih kuat dengan belajar dari satu sama lain dan memiliki akuntabilitas satu sama lain. Ketika orang lain menceritakan apa yang sedang Tuhan kerjakan dalam hidupnya, kita belajar dan kita juga bertumbuh.

4. Brotherhood menolong kita menjadi tidak mundur / murtad. 
Tidak ada seorangpun dari kita yang kebal terhadap pencobaan. Pada titik atau situasi tertentu, kita semua memiliki kemungkinan untuk jatuh dalam dosa. Tuhan mengetahui ini, sehingga Dia menciptakan Brotherhood untuk kita bertanggung jawab untuk saling menjagai satu sama lain.

 “Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan ‘hari ini’, supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.”Ibrani 3:13

Kita dipanggil dan diperintahkan untuk ikut serta di dalam kehidupan orang lain. Jika pada hari ini kita mengetahui ada seseorang yang sedang dalam kondisi buruk rohaninya, maka ini adalah tanggung jawab kita untuk datang kepadanya dan membawa mereka kembali ke dalam fellowship kita. Iblis menyukai orang-orang percaya yang terpisah, terpisah dari brotherhood, dan yang tidak diperhatikan oleh orang lain, kerena dia tahu kita lemah dan tidak punya kuasa ketika kita sendiri.

 




 

Redouble your effort

What I'm getting at, friends, is that you should simply keep on doing
what you've done from the beginning. When I was living among you,
you lived in responsive obedience. Now that I'm separated from you, keep it up.
Better yet, redouble your efforts. Be energetic in your life of salvation,
reverent and sensitive before God. (Phil 2:12 MSG)

At the beginning, it was a SALVATION. But Salvation is in three tenses; salvation in the past (titus 3:5), salvation in the present (1 cor 15:2) and finally salvation in the future (rome 5:9)

Pada mulanya, Tuhan tawarkan keselamatan untuk setiap orang, mungkin terdengar murah bagi kita yang menerima, namun sangat mahal untuk Dia yang memberikannya. Hidup tidak berhenti setelah keselamatan kita terima, ada part kita untuk meresponi keselamatan. Keselamatan adalah titik nol, titik awal, dan bukan titik akhir. Salvation is our starting point, it means that we dont just stop after we got save? Rite?

Back to the verse Phil 2:12 "...Tetaplah kerjakan keselamatanmu..." Versi message bible di atas cukup menarik untuk dibahas dan direnungkan dan tinggal diaplikasikan saja dalam hidup kita. Well, i know praktek lebih rumit daripada teori, hehe.. but stay put, and press on.

Let see two point that i want to share from that verse:
1. Be energetic in your life of salvation
Being a wife, sekaligus a friend dan juga mentor, ibu rohani, dan juga ibu buat Max (my 5 month baby) dan sekaligus as a woman, and who also a pastor .. i tell you its not easy. Man, i tell you its hard but i enjoy every minute of it and every process in it. I tell you, tidak ada pekerjaan dan kehidupan yang lebih melelahkan selain ini. Its true.

But you know what, instead of my hectic days including go to saloon, hobby time, shopping time, etc etc ada satu hal yang pasti yang tidak boleh terlewat, yaitu: MAKAN. Three times a day. Makanan di dalam tubuh kita menghasilkan energi untuk saya bergerak dan beraktifitas daily.

AND .. same thing with our christianity, our spiritual man need FOOD. Makanan rohani yang masuk akan menghasilkan energi untuk kita. FOOD -- ENERGY -- ENERGETIC.

There is no other way, we must eat something! To be energetic in our life of salvation, we need the energy that comes out from spiritual food; word of God.
Semua orang pasti makan, kecuali lagi puasa, rite? Semua orang mengalami yang namanya rutinitas makan. Everybody say not too loud: Rutinitas.
Rutinitas itu perlu. Everybody say again a bit loud now: Rutinitas itu perlu.

Peeps, eating is essentials. Makan itu esensi dan penting, tapi kalo tiga kali sehari makan nasi goreng bosen ya? ya jangan dong. banyak makanan lain maksudnya.
So let me say this, Word of God is essentials. Lets make every moment counts; Find some fresh air to meet God, find some other way to found and to be found by Him. Try a new idea where to read your bible, have some sermon listening or watch some sermon video to variate your journey of EATING the WORD of GOD. Everybody say: Amen.

2. Sensitive before God
Sensitif terhadap Tuhan of course membutuhkan hubungan or 'fellowship' with Him. Let me come up with the words: YOU MUST HAVE THE FELLOWSHIP WITH THE HOLY SPIRIT. Kita perlu menjadi super sensitif terhadap suara Roh Kudus. And its mustahil tanpa kita miliki fellowship dengan Dia.

Suara hati kita, suara orang lain, dan suara iblis jelas membuat hidup kita berat dan berantakan, tapi suara Roh Kudus menuntun kita membawa kita untuk menjadi penuh.
Yohanes 10:27 berkata Domba-dombaku mendengarkan suaraku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku...

Roh Kudus menghidupkan segala sesuatu (John 6:63). Holy Spirit is our councelor. Yesus bahkan berkata "..adalah lebih berguna bila Penolong itu datang.." (bukan berarti mengesampingkan Yesus dan Bapa, They're are ONE in all and ALL in one actually)
Come on, bangun fellowship dengan Roh Kudus through the word of God and linger in. Listen to His voice, one day you will know and sensitive to His voice.

Closing:
Two point have been shared; dua point yang sederhana dan keduanya bahkan point sebab-akibat juga. Ketika kita melakukan point yang pertama dengan setia, pasti akan menghasilkan point yang kedua. But before we ended, lets read again Phil 2:12. Ada kata yang saya ingin beri highlight karena ini kerennn banget. Temukan, lihat, dan baca kata kata "REDOUBLE YOUR EFFORT".

Wow. i suddenly loves this words. Banyak dari kita telah melakukan dua point yang kita sama-sama sudah baca lagi dan lagi dan lagi. Namun untuk point clossing ini mungkin belum ada, dan tidak akan pernah ada .. karena sampai selevel apapun kita telah menjadi orang yang energetic dan sensitive, dont forget the last outstanding orders for us: REDOUBLE YOUR EFFORT again!! Read loud to your ear: Redouble your effort! Redouble your effort!

That will never end just like our journey as long as we live on earth, lets be energetic in our live of salvation and be sensitive before God and lets redouble our efforts.



Nov 30, 2008

A Pure Heart

When talking about human heart, we are talking about something that our eyes cannot see. Sesuatu yang terletak di dalam yang kita sendiri bahkan seringkali tidak sadar akan apa yang sedang terjadi di dalamnya.

HATI in english "HEART" yang berarti juga "JANTUNG"
Jantung merupakan organ tubuh yang tidak terlihat tapi memegang peranan paling penting dalam kehidupan manusia. If our brain somehow is jamned or error, we're not dead. But if our heart are jamned, we are a dead man. Begitu juga dengan hati manusia. Hati manusia memegang peranan sangat penting; karena dari hati mengalir segala sesuatu, hati manusia mencerminkan wajahnya, dan apa yang mengalir dari mulut meluap dari hati, dan lain lain. (Markus 7:20-23, Amsal 27:19)

Our heart is the core of our being, is the centre of our lives
And our biggest problem came from our heart

I want all of us understands bahwa setiap kita memiliki dua kehidupan yaitu:
1. kehidupan yang diluar (outter life) : cara kita berpakaian, cara kita impress seseorang, cara kita berbicara, dan cara kita bertingkah laku di lingkungan sosial kita.
2. Kehidupan yang didalam (inner life) : pikiran kita, imajinasi, perasaan-perasaan yang tidak diungkapkan, and of course kondisi hati kita di hadapan Tuhan.

Well, if you dont know this let me say bahwa Tuhan kita sangat concern dengan apa yang yang terjadi di dalam hati kita. Tuhan tidak terlalu tertarik dengan kehidupan luar kita (people does), tapi Dia sangat tertarik dengan kehidupan di dalam kita.
1 Sam 16:7 ... Sebab Aku melihat hati
Yer 17:10 ... Aku, Tuhan menyelidiki hati

Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena ia akan melihat Tuhan. Matius 5:8

Ternyata, hati kita adalah mata bagi manusia roh kita. I think everybody agree bahwa mata merupakan organ penting bagi tubuh. Mata merupakan organ yang paling sensitive dan juga berharga untuk semua orang. Hati yang murni dapat melihat Tuhan. Hati yang murni dapat melihat Tuhan di dalam segala situasi dan kondisi hidup kita. Kadar kemurnian hati kita menentukan seberapa tajam kita dapat melihat Tuhan. Hati yang murni / suci dapat melihat Tuhan, bahkan dapat mendengar Tuhan lebih baik.

Hati yang murni:
Tulus, transparant, bebas dari kepura-puraan,
bukan berarti sempurna juga namun lebih kepada
...There is nothing hidden...

God sees your heart, He even sees everything. Tidak ada satupun yang tersembunyi di hadapan-Nya. Tuhan concern dengan apa yang terjadi di dalam hatimu, itu sebabnya berhenti hanya berurusan dengan kehidupan luarmu, dan mari mulai bereskan yang di dalammu. The heart is the core of the individual, sets of our emotions, our inner person. It speaks of total commitment. The heart create the character, leads the will, and dominate the feeling.

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari sanalah terpancar kehidupan. Amsal 4:23

Kalau yang di dalam murni, di luar pasti berkuasa. Ketika kita tahu bahwa hati kita benar, kita memiliki kuasa. Tuhan perlu tubuh untuk Dia bisa bermanifestasi, Tuhan perlu mulut untuk Dia dapat berbicara dengan orang-orang, tetapi semuanya berawal dari hati yang murni. Inner purity equals outer power -Joyce Meyer
Create in me a pure heart, o God
and renew a steadfast spirit within me. Psalm 51:12